Kamis, 12 Juni 2014

JNE CABANG UTAMA GORONTALO


JNE Gorontalo adalah salah satu agen utama yang berada di bawah naungan JNE Pusat Jakarta yang berada di wilayah pulau sulawesi (Regional 8). Sekarang topologi JNE Agen Utama gorontalo berubah menjadi JNE Cabang Utama Gorontalo.
 Dengan jumlah penduduk di gorontalo yang berjumlah kurang lebih 1.110.294 jiwa, omset penjualan JNE Cabang Utama Gorontalo masih tergolong rendah di bandingkan dengan JNE Cabang lain yang berada di kota-kota besar. Namun, kualitas kinerja yang ada di JNE Cabang Utama Gorontalo tidak diragukan lagi.
JNE Cabang Utama Gorontalo memiliki 7 kantor cabang dan 5 kantor agen counter.

Kantor cabang Gorontalo yaitu :
  1. JNE Cabang Tilamuta : Perum Coco,  Jalan Rasyid P Musa Blok B/1, Desa Hungayonaa Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo
  2. JNE Cabang Paguyaman : Jalan Lintas Pabrik Gula, dusun mootinelo, desa diloato kecamatan paguyaman kabupaten boalemo
  3. JNE Cabang Limboto : Jalan Jend Sudirman No 31 Desa kayubulan kecamatan limboto kabupaten gorontalo
  4. JNE Cabang Marisa : Jalan Trans Sulawesi (samping telkom marisa) desa marisa selatan kecamatan marisa kabupaten pohuwato
  5. JNE Cabang Popayato : Jalan Trans Sulawesi KM 251, Desa maleo kecamatan popayato timur, kabupaten pohuwato
  6. JNE Cabang Kabila : Jalan Sawah Besar (depan pasar selasa) kelurahan olohuta utara, kecamatan kabila, kabupaten bone bolango
  7. JNE Cabang Kwandang : Jalan Trans Sulawesi, Desa pontolo (pertigaan molingkapoto) kecamatan kwandang kabupaten gorontalo utara

 Kantor Agen Counter Gorontalo yaitu :

  1. JNE Agen Counter Polda : Koperasi Kemala Bhayangkari, Kantor Polda Gorontalo, Jalan Limboto Raya No 17 Kabupaten Gorontalo
  2. JNE Agen Counter Isimu : UD Ladang Mas, Jalan Trans Sulawesi, Desa Isimu Raya Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo
  3. JNE Agen Counter HB Jasin : Jalan HB Jasin No 297 (ex Jalan Agussalim) Kelurahan Dulalowo Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo
  4. JNE Agen Counter Andalas : Jalan Prof Ario Katili No 8 (ex Jalan Andalas) Kelurahan paguyaman Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo

Kantor Cabang Utama Gorontalo : Jalan Kasuari No 80, Kelurahan Heledulaa Selatan, Kota Timur, Kota Gorontalo. No telp : 0435 - 824026 , fax 0435 - 827035

Senin, 09 Juni 2014

PT TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir)

JNE merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman dan logistik yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Nama resminya adalah Tiki Jalur Nugraha Ekakurir dan menjadi salah satu perusahaan kurir terbesar di Indonesia.

SEJARAH :
PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir berdiri pada 26 November 1990 oleh Bapak Soeprapto Suparno. Perusahaan PT TIKI JNE ini dirintis sebagai sebuah divisi dari PT Citra van Titipan Kilat (TiKi) yang bergerak dalam bidang jasa kurir internasional.
Dengan delapan orang dan kapital 100 juta rupiah JNE memulai kegiatan usahanya yang terpusat pada penanganan kegiatan kepabeanan, impor kiriman barang, dokumen serta pengantaranya dari luar negeri ke Indonesia.
Nilai-nilai dasar yang dianut JNE adalah jujur, adil, disiplin, tanggung jawab, kerjasama, peduli, dan visioner. Sedangkan filosofinya yaitu efektif, efisien, fleksibel, dan seimbang.
Pada tahun 1991, JNE memperluas jaringan internasional dengan bergabung sebagai anggota asosiasi perusahaan-perusahaan kurir beberapa negara Asia (ACCA) yang bermakas di Hong Kong yang kemudian memberi kesempatan kepada JNE untuk mengembangkan wilayah antaran sampai ke seluruh dunia.
Karena persaingannya di pasar domestik, JNE juga memusatkan memperluas jaringan domestik. Dengan jaringan domestiknya TiKi dan namanya, JNE mendapat keuntungan persaingan dalam pasar domestik. JNE juga memperluas pelayanannya dengan logistik dan distribusi.
Selama setahun-tahun TiKi dan JNE berkembang dan menjadi dua perusahaan yang punya arah diri sendiri. Karena ini dua-duanya perusahaan menjadi saingan. Akhirnya JNE menjadi perusahaan diri sendiri dengan manajemen diri sendiri. JNE menlancar logo sendiri dan membedakan dari TiKi.
JNE juga membeli gedung-gedung pada tahun 2002 dan mendirikan JNE Operations Sorting Center. Kemudian gedungnya untuk pusat kantor JNE juga dibelikan dan didirikan pada tahun 2004. Dua-duanya berada di Jakarta.
Dari tahun ke tahun, pertumbuhan bisnis JNE semakin baik, bahkan di atas rata-rata pertumbuhan industri. Industri sendiri bertumbuh hanya sebesar 10% - 15%, namun bisnis JNE tumbuh hingga 20% tiap tahunnya. Resep keberhasilan JNE adalah tidak mau menunggu konsumen. Lebih baik, JNE menjemput bola. Kurir JNE langsung menjemput barang ke rumah konsumen yang ingin mengirimkan barang. Hanya dengan menelepon, kurir pasti datang ke rumah.

Kalau masih kuatir nilai barang tidak sesuai dengan nilai 10x pengiriman, JNE menganjurkan agar konsumen untuk mengansuransikan barangnya. JNE berkomitmen memberikan layanan yang terbaik. Standar JNE, kalau sampai perusahaan asuransi tidak membayar klaim sesuai hari yang ditentukan, JNE bersedia menggantikan dengan membayar klaim konsumen. Bagi JNE, barang sampai tujuan pelanggan adalah harga mati. Selain itu, sebanyak 170 titik jaringan yang sudah online. Ini memudahkan JNE dan pelanggan untuk mengawasi pengiriman barang.

Satu lagi layanan inovatif dari JNE, Pesona. Pesona adalah pesanan oleh-oleh Nusantara. Setiap orang bisa saling mengirimkan makanan khas daerah tertentu ke sanak keluarga di daerah lain. Contoh, mau kasih oleh-oleh kerupuk bangka ke keluarga di Jakarta. Anda cukup telepon JNE dan JNE akan carikan toko kerupuk yang terkenal di Bangka dan segera dikirimkan. Bahkan, es krimpun bisa dikirimkan melalui JNE.

Tidak sampai di situ, JNE banyak melakukan inovasi-inovasi unggul lainnya. JNE sekarang membuka bisnis baru yakni trucking. Ini adalah layanan pengiriman barang-barang kebutuhan pokok. Layanan trucking ini dilengkapi dengan GPS agar terpantau. JNE juga bekerjasama dengan perusahaan pengiriman barang, UPS. Konsumen bisa mengirimkan barang ke luar negeri lewat UPS ini. Rencana selanjutnya, JNE berencana terjun ke bisnis surat-menyurat di bawah 500 gram. Bisnis yang sebelumnya dimonopoli PT. Pos Indonesia, dengan pencabutan aturan ini maka membuka peluang bagi JNE. JNE saat ini tinggal menunggu aturan pemerintah yang mengatur soal bisnis ini.

Saat ini JNE didukung oleh lebih dari 1000 karyawan dan tidak kurang dari 1.500 gerai yang tersebar luas di Indonesia. Kehandalan JNE juga telah dibuktikan dengan diraihnya berbagai bentuk penghargaan serta sertifikasi ISO 9001:2000 atas jasa layanan yang telah diberikan. Layanan terbaik adalah harga mati bagi JNE. Karena itu, sangat wajar kalau JNE punya SDM yang handal. Bahkan departemen HRD mempunyai empat divisi yaitu intelektual (berhubungan dengan pekerjaan), training (bertugas untuk kegiatan outbound dan memberikan training), spiritual (mengatur kegiatan keagamaan), dan fisikal (berhubungan dengan aktivitas kebugaran badan karyawan). Pemimpin perusahaan JNE berkata, “Setiap masa selalu ada tantangannya, tapi kita tetap harus maju menghadapi tantangan itu.”

PROFIL :
Bapak H. SOEPRAPTO SUPARNO
 

Presiden Komisaris
H. SOELASMO
Komisaris
Hj. NURAINI SOEPRAPTO
Komisaris
R. RUSMADI
Komisaris
HUI MARIAWATI



Presiden Direktur
H. SOEPRAPTO SUPARNO
Direktur Eksekutif
H.M. JOHARI ZEIN
Direktur Keuangan
HUI CHANDRA FIRETA
Direktur Operasional
EDI SANTOSO
Direktur Marketing
MOHAMAD FERIADI


 kutipan : Tokoh Penting, Komisaris & Direksi
Pendiri dan Direktur Utama : Soeprapto Suparno
Presiden Komisaris : H. Soelasmo
Komisaris : Hj. Nuraini Soeprapto
Komisaris : R. Rusmadi
Komisaris : Hui Mariawati
Presiden Direktur : H. Soeprapto Suparno
Direktur Eksekutif : H.M. Johari Zein
Direktur Keuangan : Hui Chandra Fireta
Direktur Operasional : Edi Santoso
Direktur Marketing : Mohamad Feriadio
 
kutipan :
Area layanan : Indonesia
Industri : Ekspres Logistik
Jasa : Pengiriman, Logistik
Karyawan : 1.763 (2008)
Slogan : Express Across Nations
Situs : www.jne.co.id



Minggu, 02 Desember 2012

ANALISIS JABATAN DESKRIPSI JABATAN DAN SPESIFIKASI JABATAN


  • Analisis jabatan adalah penentuan tugas- tugas yang meliputi jabatan dan penentuan kecakapan pengetahuan, kemampuan, dan tangggung jawab yang diperlukan karyawan untuk pelaksanaan pekerjaan yang sukses dan yang membedakan jabatan tersebut dengan semua jabatan lainnya.
 Contoh : sebuah perusahaan ekspedisi PT JALUR NUGRAHA EKAKURIR membuka kantor cabang di setiap kota. Dan di setiap kantor cabang tersebut memiliki masing-masing branch manager untuk menentukan kebijakan melaksanakan kegiatan / pekerjaan  yang ada di kantor cabang tersebut.
Analisis jabatan ini juga berfungsi untuk :

  1. Perencanaan dan Pengadaan Tenaga Kerja
  2. Rekrutmen dan Seleksi Tenaga Kerja
  3. Orientasi dan Pelatihan
  4. Pengembangan Karier khususnya promosi dan pemindahan
  5. Pengaturan Kompensasi
  6. Penilaian Karyawan
  7. Konseling

  • Deskripsi jabatan adalah memberikan informasi tentang tugas dan tanggung jawab suatu pekerjaan tertentu yang harus dilaksanakan secara tertulis. Format diskripsi jabatan tidak standard. Karenanya, setiap organisasi akan memiliki diskripsi jabatan yang berbeda – beda.
 Contoh : pada perusahaan ekspedisi, branch manager membutuhkan pekerja yang menempati jabatan-jabatan yang dibutuhkan. Seperti :
  1. Vice branch manager
  2. Sales & marketing departement (supervisior)
  3. Customer service departement (supervisior)
  4. POD supervisior
  5. Sub agen supervisior
  6. Operational departement (supervisor)
  7. Accounting & finance department (supervisior)
  8. HRD Departement (supervisior)
  9. Cargo & logistics department (supervisior)
  10. IT departement (supervisior)

Serta jabatan bawahan dan tugas-tugasnya yaitu :
  1. Staf marketing : mencatat pemasukan dan penjualan.
  2. Cash sales : melayani customer untuk mengirim.
  3. Staf customer service problem : menangani masalah complaind dari customer.
  4. Staf customer service undel : menangani masalah kiriman alamat tidak ditemukan
  5. Staf customer service DO : menangani masalah
  6. Staf customer service POD : menginput data nama penerima barang customer
  7. Inbouner : menginput barang masuk
  8. Airport inbound : mengambil barang masuk dari bandara
  9. Delivery : untuk mengantar paket ke alamat tujuan
  10. Outbound : menginput barang keluar
  11. Airport outbound : mengantar barang ke bandara untuk dikirim
  12. Pick up : untuk melayani jemput kiriman
  13. Accounting staff : bertugas dengan masalah keuangan
  14. Credit control staff : mengontrol masalah keuangan pada kantor tersebut
  15. Invoice : mengurus tagihan masuk dan tagihan keuar
  16. Cost to cost : mengcorect salah destination kiriman
  17. HRD staf : mengurus gaji karyawan, memperhatikan pekerjaan karyawan
  18. Cargo & logistics staff : menangani masalah kiriman kenderaan,barang pindahan,dsb.
  19. IT staf : menangani masalah sistim di kantor tersebut

  • Spesifikasi jabatan adalah persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh orang yang menduduki suatu jabatan, agar ia dapat melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya dengan baik. Spesifikasi jabatan ini dapat disusun secara bersama-sama dengan uraian jabatan, tetapi dapat juga di susun secara terpisah.

Contoh : pada sebuah perusahaan ekspedisi mempunyai persyaratan untuk menduduki suatu jabatan.
Persyaratan oleh staf karyawan yaitu :
Pria / Wanita
UMUR 18 s/d 45 tahun
Pengalaman tidak diutamakan
Pendidikan minimal SMA/K semua jurusan (FRESH GRADUATED welcome)
Mampu berkomunikasi dengan sangat baik
Pekerja keras
Mempunyai motifasi untuk maju






Sabtu, 17 November 2012

PEMASARAN vs PENJUALAN

Banyak orang dan beberapa ekskutif bisnis belum memahami perbedaan antara penjuaaln dan pemasran. Banyak orang berfikir bahwa kedua istilah itu sama. Padahal masing-masing mempunyai konsep yang berbeda.
Di bawah konsep penjualan, sebuah perusahaan membuat produk dan kemudian mendayagunakan aneka metode penjualan untuk membujuk konsumen membeli produknya. Ini berarti bahwa perusahaan mengarahkan permintaan konsumen agar sesuai denngan supply yang diajukan. Sebaliknya dibawah konsep pemasaran perusahaan menjajaki apa yang diinginkan oleh konsumen dan kemudian berusaha mengembangkan produk yang akan memuaskan keinginan konsumen dan sekaligus memperoleh laba. Disini perusahaan menyesuaikan supply mereka untuk memenuhi permintaan konsumen.
Sebuah perusahaan harus merencanakan, melaksankan dan menilai system pemasarannya. Artinya, orgnisasi harus mengelola (me-manage) upaya pemasarannya dengan efektif. Sebuah program pemasaran yang efektif penting bagi kesejahteraan sebuah perusahaan, siapa yang bertanggung jawab? Tidak lain adalah ppihak manajemen perusahaan. Keberhasilan sebuah perusahaan tergantung sepenuhnya pada mutu manajemennya.

Pemasaran menurut para ahli :
  1.  Pengertian Pemasaran Menurut WY. Stanton, Pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial.
  2.  Pengertian Pemasaran Menurut H. Nystrom, Pemasaran merupakan suatu kegiatan penyaluran barang atau jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen.
  3. Pengertian Pemasaran Menurut Philip dan Duncan, Pemasaran yaitu sesuatu yang meliputi semua langkah yang dipakai atau dibutuhkan untuk menempatkan barang yang bersifat tangible ke tangan konsumen.
  4. Pengertian Pemasaran Menurut Asosiasi Pemasaran Amerika Serikat / American Merketing Association, Pemasaran adalah pelaksanaan kegiatan usaha pedagangan yang diarahkan pada aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.

Pengertian penjualan
Penjualan adalah suatu kegiatan yang ditunjukkan untuk mencari pembeli atau mempengaruhi dan mamberi petunjuk dan mempengaruhi dan member petujuk agar pembeli agar dapat menyesuaikan kebutuhannya dengan produksi yang ditawarkan serta mengadakan perjanjian mengenai harga yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Kegiatan penjualan merupakan kegiatan pelengkap atau suplemen dari transaksi, oleh karena itu kegiatan penjualan terdiri dari serangkaian yang meliputi, menemukan sipembeli ,negosiasi harga serta syarat-syarat pembayaran Dalam hal ini penjual harus menentukan kebijaksanaan dan prosedur yang akan diikuti untuk memungkinkan dilaksanakannya rencana penjualan yang telah ditetapkannya (Assauri, 1992 ).
Penjualan konsinyasi adalah pengiriman atau penitipan barang dari pemilik kepada pihak lain yang bertindak sebagai agen penjualan. Hak milik dari pada barang, tetap masih berada pada pemilik barang sampai barang tersebut terjual. Sistem penjualan konsinyasi ini dapat dipakai untuk penjualan semua jenis produk (Sugito, 1991:66). Dalam hubungan dengan penjualan konsinyasi, pemilik barang disebut pengamanat (Consignor), dan pihak yang dititipkan barang disebut sebagai komoisioner (Consignee/factor/Commission merchant).


 



Sumber :